10 Tempat Wisata di Pekalongan Terhits Dikunjungi







Pekalongan merupakan bagian dari Provinsi Jawa Tengah yang terletak sekitar 101 km sebelah barat Semarang, ibu kota Provinsi Jawa Tengah.


Pekalongan terkenal dengan batiknya, mulai dari batik tulis yang berkelas hingga batik print yang ekonomis. Selain itu, Pekalongan memiliki panorama yang menakjubkan karena posisinya yang berada di pesisir utara Jawa. Nah guys, yuk intip beberapa tempat wisata terhits di Pekalongan, Jawa Tengah.

1. Pantai Pasir Kencana

Hal nomor satu yang harus dikunjungi di Pekalongan, adalah mengunjungi Pantai Pasir Kencana. Pantai ini layak dikunjungi karena keindahan, kebersihan, dan pemandangan matahari terbenam yang menakjubkan. Pantai Pasir Kencana juga memiliki jembatan yang dibangun di pinggir pantai yaitu Jembatan Cinta. Jembatan ini sangat instagramable.


Pantai Pasir Kencana dilengkapi dengan fasilitas seperti pentas seni, becak air, warung makan, bangku, musholla, dan kamar mandi. Selain menikmati pemandangan, pengunjung juga bisa memancing dan bersantai. Pantai Pasir Kencana terletak di Jalan Pantai, Wonokerto, Kota Pekalongan. Jaraknya sekitar 4,5 km dari pusat kota Pekalongan, atau sekitar 20 menit dengan mobil. Harga tiket masuk Rp 2.000 di hari biasa dan Rp 5.000 di akhir pekan. Jam buka pukul 06.00 pagi - 21.00 malam WIB.

2. Pantai Slamaran

Destinasi selanjutnya adalah Pantai Slamaran. Pantai ini terletak di sebelah timur Pantai Pasir Kencana, berbatasan dengan Pelabuhan Perikanan Pekalongan. Pemandangan di pinggir Pantai Slamaran berupa tanggul beton panjang dengan tumpukan batu di bagian luarnya. Tanpa tanggul, air laut akan menembus jauh ke daratan.


Pantai Slamaran memiliki pemandangan yang sangat indah, udara segar dan pemandangan matahari terbenam yang indah. Fasilitas yang ada di pantai ini antara lain tempat parkir, warung makan dan persewaan perahu. Pantai Slamaran terletak di Jalan Pantai Dewi, Krapyak Lor, Kota Pekalongan. Jaraknya sekitar 5 km dari pusat kota Pekalongan. Harga tiket masuk Rp 3.000 di hari biasa dan Rp 5.000 di akhir pekan. Jam buka pukul 06.00 pagi - 18.00 malam WIB.

3. Pantai Depok

Pantai Depok memiliki pemandangan yang indah dengan keberadaan pohon kelapa di sekitar pantai. Di bawah naungan pohon palem, pengunjung bisa bersantai dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Ombaknya yang relatif tenang menjadikan Pantai Depok tempat yang tepat untuk bermain air dan pasir.


Pantai Depok dilengkapi dengan fasilitas seperti warung makan, kamar kecil, kamar mandi, dan area parkir yang luas. Pantai ini terletak di Blacanan, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan. Sekitar 1 jam perjalanan dari pusat kota Pekalongan. Harga tiket masuknya Rp 5.000. Jam buka pukul 06.00 pagi - 22.00 malam WIB.

4. Air Terjun Curug Bajing

Air Terjun Curug Bajing dihiasi aliran air bertingkat dan luncuran batu besar. Ketinggian air terjun mungkin hampir 100 meter. Deru air terjun, bahkan dari jauh, akan memukau pengunjung. Demi keamanan, pengunjung tidak diperbolehkan mandi atau berenang karena berbahaya.


Air Terjun Curug Bajing memiliki fasilitas yang lengkap seperti gazebo, warung makan, kamar kecil, tempat sampah, ruang sholat dan tempat parkir. Air terjun ini terletak di Desa Tlogopakis, Kecamatan Petungkriono, Kabupaten Pekalongan. Harga tiket masuk Rp 4.000 di hari biasa dan Rp 6.000 di akhir pekan. Jam buka adalah Jam buka pukul 06.00 pagi - 17.00 sore WIB.

5. Air Terjun Curug Muncar

Air Terjun Curug Muncar berada pada ketinggian 1.249 m di atas permukaan laut. Oleh karena itu pengunjung harus mempersiapkan diri untuk berjalan mendaki dan jalanan yang berkelok-kelok. Sepanjang perjalanan pengunjung akan menikmati pemandangan alam yang indah dan semilir angin yang sejuk. Air terjun ini memiliki aliran yang sedang sehingga pengunjung dapat mandi di bawah air terjun.


Air Terjun Curug Muncar dilengkapi dengan fasilitas seperti kamar kecil, aula, arena bermain dan camping ground. Lebih baik mengunjungi air terjun pada hari kerja karena akan lebih sedikit pengunjung. Air Terjun Curug Muncar terletak di Desa Curug Muncar, Kecamatan Petungkriono, Kabupaten Pekalongan. Sekitar 2 jam perjalanan dari pusat kota Pekalongan. Harga tiket masuk Rp 3.000. Jam buka pukul 06.00 pagi - 17.00 sore WIB.

6. Air Terjun Curug Bidadari

Menurut legenda, Air Terjun Curug Bidadari adalah tempat mandi bidadari. Dari situlah nama air terjun itu berasal. Pengunjung bisa melihat bahwa ketinggian air terjun tidak begitu tinggi jika dibandingkan dengan air terjun lainnya. Di sisi kiri kanan terdapat tebing batu yang menjulang tinggi. Di sekitar air terjun terdapat 5 buah kolam yang memiliki kedalaman berbeda yang bisa digunakan untuk mandi dan berenang.


Selain menikmati keindahan Air Terjun Curug Bidadari, pengunjung dapat berenang dan bermain untuk merasakan kesegaran dan kejernihan airnya. Pemandangan di sekitar air terjun juga cantik. Di sepanjang jalur menuju air terjun ini pengunjung akan melihat berbagai macam tumbuhan yang didominasi oleh perkebunan, seperti karet, cengkeh, kopi dan bambu. Air Terjun Curug Bidadari terletak di Desa Purbo Jolotigo, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan. Sekitar 2 jam perjalanan dari pusat kota Pekalongan. Harga tiket masuk Rp 3.000. Jam buka pukul 06.00 pagi - 17.00 sore WIB.

7. Gunung Kendalisodo

Gunung Kendalisodo memiliki ketinggian 1.695 m di atas permukaan laut. Perjalanan menuju puncak memakan waktu sekitar 2 jam. Lereng gunung ditanami sayur mayur oleh penduduk desa. Pohon pinus juga tumbuh subur di lereng ini. Pengunjung biasanya mendaki Gunung Kendalisodo pada malam hari agar bisa melihat sunrise di puncak gunung. Pemandangan matahari terbit benar-benar menakjubkan. Pengunjung harus memberikan perhatian ekstra saat mendaki. Trek trek cukup terjal dan tanah agak tidak stabil. Di sepanjang jalan terdapat beberapa halte untuk tempat istirahat. Penduduk setempat menyebut puncak Gunung Kendalisodo sebagai Puncak Hanoman. Begitu pengunjung mencapai puncak, berfoto di depan tanda Puncak Hanoman adalah hal yang wajib dilakukan. Gunung Kendalisodo terletak di Desa Tlogohendro, Kecamatan Petungkriono, Kabupaten Pekalongan. Ini masuk gratis. Pengunjung hanya perlu mendaftar sebelum mendaki.

8. Gunung Rogojembangan

Berbeda dengan Gunung yang ada di Objek Wisata Bandung, Gunung Rogojembangan memiliki ketinggian 2.117 mdpl. Perjalanan menuju puncak memakan waktu sekitar 4 jam. Di sepanjang jalur pendakian menuju puncak, terdapat tiga pemberhentian. Perjalanan menuju perhentian pertama cenderung mudah dan datar. Begitu pula perjalanan ke perhentian kedua. Jalur ekstrim berupa tebing terjal dengan kemiringan ekstrim dimulai saat menuju halte ketiga. Bahkan ada trek yang hanya bisa dilalui dengan memanfaatkan akar dan dahan pohon. Setelah pos ketiga, perjalanan menjadi lebih sulit. Namun itu semua terbayar dengan pemandangan yang indah dari puncak Gunung Rogojembangan. Eksotisme Gunung Slamet bisa dilihat dari kejauhan. Dan tentunya pemandangan sunrise yang paling dinantikan. Gunung Rogojembangan terletak di Petungkriono, Kabupaten Pekalongan. Biaya masuknya gratis. Pengunjung hanya perlu mendaftar sebelum mendaki.

9. Bukit Pawuluhan

Bukit Pawuluhan adalah tempat yang tepat untuk menikmati matahari terbit. Bukit tersebut masih alami dan jalur pendakiannya relatif tidak terlalu terjal. Perjalanan menuju puncak memakan waktu sekitar 1 jam. Sepanjang perjalanan pengunjung bisa menikmati panorama, hijaunya persawahan, hijaunya hutan, udara sejuk, dan terkadang juga bisa bertemu monyet-monyet liar. Begitu sampai di puncak Bukit Pawuluhan, mereka bisa berkemah sambil mengagumi pemandangan sekitar. Pemandangan matahari terbit dari sini memang luar biasa. Bukit Pawuluhan terletak di Desa Klesem, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan. Sekitar 3 jam dari pusat kota Pekalongan. Biaya masuknya gratis. Pengunjung hanya perlu mendaftar sebelum mendaki.

10. Bukit Watu Ireng

Bukit Watu Ireng, atau Bukit Batu Hitam, merupakan salah satu jenis batu monolit yang merupakan satu batu besar. Batuan yang berwarna hitam dan sangat keras itu memiliki luas sekitar 2 hektar. Masih menjadi misteri bagaimana Bukit Batu Hitam ini bisa terbentuk.


Dari atas bukit, pemandangan alam yang indah akan memanjakan mata pengunjungnya. Sejauh mata memandang, akan terlihat hutan, pinus, pohon karet, dan persawahan hijau. Puncak bukit juga menjadi tempat yang tepat untuk menyaksikan indahnya matahari terbit dan terbenam. Bukit Watu Ireng terletak di Desa Lambur, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan. Sekitar 3 jam perjalanan dari pusat kota Pekalongan.


Ok guys. Sekarang Anda sudah tahu beberapa tempat wisata terhits di Pekalongan, Jawa Tengah. Ayo berwisata ke Pekalongan, Jawa Tengah.