10 Tempat Wisata di Sumbawa Terhits Dikunjungi







Pulau Sumbawa adalah sebuah pulau di provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Pulau ini dibatasi oleh Selat Alas di sebelah barat (dipisahkan dengan Pulau Lombok), Selat Sape di sebelah timur (dipisahkan dengan Pulau Komodo), Samudera Hindia di sebelah selatan, dan Laut Flores di sebelah utara. Kota terbesarnya adalah Bima yang berada di bagian timur pulau.


Keunikan Sumbawa adalah Pulau Bungin yang termasuk dalam wilayah Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa. Pulau Bungin merupakan pulau terpadat di dunia yang memiliki kepadatan 15.000 jiwa. Ini terjadi karena luas Pulau Bungin tidak sampai 8 hektar dan dihuni sekitar 3000 jiwa.


Lantas, tempat wisata apa saja yang bisa Anda temukan di Sumbawa? Lihat ini!

1. Poto Tano

Pelabuhan Poto Tano menjadi pintu gerbang setiap pengunjung yang ingin masuk ke Sumbawa. Selain berperan penting untuk mobilisasi warga, Poto Tano juga menjadi spot populer di kalangan wisatawan. Mereka yang sebelumnya singgah di Lombok dan ingin ke Sumbawa akan menyeberangi lautan dari Pelabuhan Kayangan menuju Poto Tano. Selain kapal laut, akses ke Sumbawa dari Mataram juga bisa menggunakan pesawat terbang.


Selain posisinya yang penting, Pelabuhan Poto Tano sering disebut sebagai pelabuhan terindah di Indonesia. Ya, karena keindahan alam dengan gugusan perbukitan dan perairan hijau kebiruan. Saat musim kemarau, perbukitan ini akan menjadi rerumputan kekuningan seperti bulu jagung kering. Selain itu saat musim hujan, bukit tersebut sangat hijau dengan warna airnya.


Namun bagi yang hobi fotografi, pemandangan pelabuhan Poto Tano dan alam di sekitarnya sangat memukau. Cobalah untuk menyusuri beberapa tempat di bibir pantai pelabuhan ini. Suasananya masih sangat sepi dan perawan. Pasir putih bersih diselingi padang rumput yang luas. Selain itu jika cuaca cerah, dari kejauhan Anda bisa melihat Gunung Rinjani yang tertutup awan. Memang, ini tempat yang indah.

2. Pulau Kenawa

Begitu sampai di Pulau Kenawa, Anda akan disambut oleh pemandangan yang sangat indah. Dengan iringan hamparan pasir putih luas di setiap sisinya serta dengan rerumputan tinggi di tengahnya. Pulau Kenawa sendiri merupakan pulau kecil tak berpenghuni dengan luas sekitar 15 hektar. Selain itu pulau ini juga tidak memiliki sumber listrik dan air bersih. Kondisi tersebut membuat pulau ini tidak memiliki banyak fasilitas pendukung. Hanya ada tempat kecil sederhana yang dibangun untuk duduk dan menggelar tikar.


Pulau Kenawa tidak hanya menawarkan pemandangan yang indah, tetapi juga memiliki kekayaan laut yang sangat melimpah. Di sini Anda akan dengan mudah menemukan berbagai jenis hewan laut seperti bintang laut, kuda laut, kepiting, berbagai jenis ikan, dan masih banyak lagi lainnya. Di Pulau Kenawa terdapat berbagai macam aktivitas wisata yang bisa Anda lakukan seperti berjemur, bersantai, berenang, dan juga snorkeling. Oh ya, bagi para pencari yang ingin snorkeling disarankan untuk membawa perlengkapan sendiri, karena di Pulau Kenawa tidak ada tempat persewaan.


Jika ingin menginap, Anda bisa mendirikan tenda di pulau tersebut. Karena di pulau ini belum ada penginapan. Saat berkemah di Pulau Kenawa, jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan dan kelestarian alam dengan tidak membuang sampah sembarangan dan juga tidak merusak fasilitas yang ada di Pulau Kenawa. Tentu, Anda akan mendapatkan banyak pengalaman hebat di sini.

3. Pulau Moyo

Moyo adalah sebuah pulau yang terletak 2,5 km sebelah utara Pulau Sumbawa. Pulau ini memiliki luas 350 km2 dan garis pantai sepanjang 88 km. Secara administratif, pulau ini termasuk dalam Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Indonesia.


Namun waktu terbaik berkunjung adalah saat musim kemarau dari bulan Juni hingga Agustus. Tetapi juga bagus untuk dikunjungi dari bulan Juni dan Juli. Meski gelombang air laut mulai tenang sejak April. Pulau Moyo yang terletak di Teluk Saleh memiliki cagar alam Taman Nasional Pulau Moyo yang terletak beberapa kilometer dari pantai utara dan pulau ini dikelilingi oleh terumbu karang yang indah. Selain itu, taman ini menjadi habitat babi hutan, kadal beserta 21 jenis kelelawar.

4. Istana Tua Dalam Loka

Istana ini berdiri kokoh di tengah-tengah Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat. Istana Dalam loka menunjukkan kejayaan Kesultanan Sumbawa pada masanya. Dibangun pada tahun 1885, oleh Sultan Muhammad Jalaluddin Shah III yang menjadi Sultan Dinasti Dewa Dalam Bawa ke-16.


Dengan bentuk rumah panggung memiliki luas bangunan 904 m2 yang terlihat sangat megah. Istana yang dibangun dengan material kayu ini memiliki filosofi “adat berenti ko syara, syara barenti ko kitabullah”. Artinya, semua aturan adat dan nilai dalam sendi kehidupan Tau Samawa (masyarakat Sumbawa) harus didorong dalam syariat Islam. Itu juga menjadi tempat ikonik Sumbawa dengan penampilannya yang megah.

5. Pantai Sili Maci

Tempat berselancar yang terkenal dengan konsistensi ombaknya terletak di Pantai Maci dan Pantai Sili. Kedua pantai ini bisa ditempuh melalui jalur darat. Akan memakan waktu kurang lebih 6 jam dari kota Sumbawa Besar. Kemudian dengan penerbangan ke kota Bima ditambah 1 jam dengan kendaraan bermotor.


Kedua pantai ini terkenal sebagai tempat berselancar dan setiap tahunnya mengadakan kompetisi selancar kelas dunia yang merupakan pantai paling menantang di Sumbawa. Anda tertarik untuk mencoba?

6. Pantai Ai Manis

Objek wisata ini terletak di tanah pulau Moyo, Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Pantai ini terdiri dari pasir putih dan pemandangan bawah laut dengan terumbu karang dan ikan tropis. Benar-benar menawan dan juga hutan tropis di sekitarnya membuat Ai Manis sangat cocok untuk berkemah, snorkeling, dan lain sebagainya. Dari Ai Manis, Anda bisa menyaksikan Sunset.


Jalanan di hutan tropis sekitar Ai Manis akan tersaji secara alami ditambah berbagai jenis flora dan fauna seperti rusa, sapi liar, babi hutan, koos kao, kakak kandung dan burung yang dilindungi. Selain itu, tidak jauh dari Ai Manis terdapat gua kelelawar.


Jika Anda berangkat dari Tanjung Pasir membutuhkan waktu normal sekitar 20 menit dengan menggunakan kapal. Sedangkan dari pantai Kencana atau Labuhan Sumbawa akan memakan waktu sekitar 60 menit. Namun, bila ingin lebih berhemat, Anda bisa berangkat dari Kecamatan Ai Bari Moyo Utara sekitar 2 km sebelah utara kota Sumbawa Besar. Jadi tunggu apa lagi? Segera kesini!

7. Pantai Tropica

Pantai Tropica memang memenuhi semua persyaratan sebagai pantai tropis terkenal, yang hampir seperti surga. Pantai ini terletak di Desa Sekongkang Bawah, Kecamatan Sekongkang, Sumbawa Barat. Pantainya unik, di pinggir ombaknya lumayan nyaman untuk bermain air. Tapi, di tengahnya ada ombak besar yang dimanfaatkan turis asing untuk berselancar.


Namun, waktu terbaik mengunjungi Pantai Tropica adalah sore hari menjelang matahari terbenam. Meski matahari tidak tenggelam di tengah laut, namun panorama jingga di pantai ini membuat banyak fotografer terpikat. Sore itu juga, kawasan pantai akan dipenuhi orang. Baik warga sekitar yang berprofesi sebagai nelayan yang ingin melaut maupun wisatawan yang sedang berlibur. Ini adalah pengalaman yang benar-benar unik untuk dikunjungi di sini.

8. Pantai Benete

Mengunjungi Sumbawa Barat yang kaya dengan destinasi wisata bahari belum lengkap rasanya tanpa mencicipi kuliner seafood yang enak. Salah satu tempat terbaik untuk mencicipi hidangan seafood ada di Pantai Benete. Pantai yang terletak paling dekat dengan area tambang Batu Hijau milik Newmont Nusa Tenggara Corporation ini menjadi destinasi yang pas untuk mengenyangkan perut.


Pantai Benete semakin menarik untuk dinikmati secara visual. Karena pantainya tidak memiliki pasir putih, namun perpaduannya dengan pasir hitam yang kurang menarik untuk dimainkan. Justru di sekitar pantai banyak terdapat rumah makan yang menawarkan aneka olahan seafood dari Kabupaten Sumbawa Barat. Ini salah satu cara paling sip menikmati keindahan alam pantai sambil bersantap.

9. Pantai Maluk

Pantai ini memiliki ombak yang sangat bagus sehingga banyak wisatawan yang datang kesini hanya untuk berselancar. Di pantai, wisatawan mancanegara akan lebih mendominasi dibanding wisatawan domestik. Seringkali, mereka saling menantang untuk bermain selancar bersama.


Untuk menikmati keindahan Pantai Maluk dan pemandangan para wisatawan yang berselancar, Anda harus berkendara menuju Desa Maluk, Kecamatan Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat. Jika kebetulan Anda memiliki hobi berselancar, Anda bisa bergabung dengan para wisatawan untuk berlomba menaklukkan ombak pantai yang memiliki ketinggian rata-rata 2 meter. Ini akan sangat menyenangkan.

10. Air Terjun Jereweh

Salah satu air terjun yang bisa Anda nikmati di Sumbawa ini adalah Jereweh. Jereweh terletak di kabupaten Sumbawa Barat. Air terjun ini memiliki banyak nama, jadi pastikan Anda ingat nama-nama alias dari air terjun ini seperti Air Terjun Semporon Tangkil, Air Terjun Kalela, Air Terjun Ai Koa dan Air Terjun Janup. Apakah kamu ingat?


Air Terjun Jereweh memiliki karakteristik yang berbeda dari kebanyakan air terjun lain yang ada di Indonesia. Airnya jatuh tidak beraturan dan jatuh dari tebing batu yang berundak dan berlubang seperti goa. Beberapa pohon besar dan tinggi tumbuh di sekitar air terjun yang akarnya menyebar di sekitar batu. Air terjun cantik ini terletak di Taliwang, ibu kota Sumbawa Barat yang berjarak sekitar 48 km dari pelabuhan Poto Tano.


Itulah, beberapa tempat wisata terhits di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Sebenarnya, masih banyak tempat wisata terbaik yang dapat Anda jelajahi, dan saya ingin Anda menemukannya sendiri. Selain itu, jangan lupa untuk membuat kenangan indah dan jaga kebersihan lingkungan agar keindahan tempat-tempat tersebut tetap terjaga. Selamat menikmati liburan Anda, semoga hari Anda menyenangkan!